Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Pengertian, Singkatan, Sejarah dan Perkembangan dari Internet Lengkap

Pengertian, Singkatan, Sejarah dan Perkembangan dari Internet Lengkap - hostze.net
Pengertian, Singkatan, Sejarah dan Perkembangan dari Internet Lengkap

Pengertian, Singkatan, Sejarah dan Perkembangan dari Internet Lengkap - Memang sudah tidak bisa dipungkiri kalau keseharian kita tidak lepas dari yang namanya "internet". Karena sekarang hampir semua kegiatan atau kebutuhan bisa dilakukan lewat internet seperti memesan makanan, memesan barang, atau bahkan belajar secara online. Manfaat dari internet memang sangat menakjubkan, maka dari itu hostze akan sedikit membahas tentang internet, agar kalian tahu kalau internet itu luas.


Pengertian Internet

Dilansir dari wikipedia, Internet merupakan singkatan dari Interconnection Network dan Internet adalah suatu sistem jaringan komunikasi antar komputer yang saling terkoneksi / terhubung secara global dengan menggunakan Transmission Control Protocol / Internet Protocol atau disingkat TCP/IP. Internet berfungsi sebagai penghubung antar satu media elektronik dengan media elektronik lainnya dengan cepat dan tepat. 

https://www.freepik.com/free-vector/internet-communication_5188745.htm

Internet selalu dikaitkan dengan sesuatu yang berhubungan dengan komunikasi, seperti halnya telepon, email, televisi, hingga forum. Internet sendiri memiliki beragam jenis jaringan, jaringan jaringan yang terdiri dari jaringan private, jaringan public, jaringan akademik, dan jaringan khusus pemerintah.

Pengertian Internet menurut para ahli:

  • Menurut Purbo (dalam Prihatna, 2005) Internet pada dasarnya adalah suatu media yang dipakai untuk mengefesiensikan proses komunikasi yang disambungkan lewat berbagai aplikasi semacam Web, VoIP, E-mail.
  • Menurut Harjono (2009) internet adalah kumpulan dari beberapa komputer, yang bahkan bisa mencapai jutaan komputer di seluruh dunia yang saling berhubungan serta saling terkoneksi satu sama lainnya. Agar komputer bisa saling terkoneksi satu sama lain, maka diperlukan media untuk saling menghubungkan antar komputer. Media yang digunakan itu bisa menggunakan kabel/serat optik, satelit atau lewat sambungan telepon.
  • Menurut Allan (2005) menjelaskan bahwa internet merupakan sekumpulan jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain secara fisik dan juga memiliki kemampuan untuk membaca dan menguraikan berbagai protokol komunikasi tertentu yang sering kita kenal dengan istilah Internet Protocol (IP) serta Transmission Control Protocol (TCP). Protokol sendiri, lebih lanjut didefinisikan oleh Alan sebagai sebuah spesifikasi sederhana mengenai bagaimana dua atau lebih komputer dapat saling bertukar informasi.
  • Randall & Latulipe (dalam Nafisah, 2001) juga mendefinisikan internet sebagai suatu jaringan global yang terdapat di dalam jaringan komputer. Jadi, internet tak ubahnya merupakan sebuah jaringan global yang terdiri atas beberapa jaringan komputer, yang bisa diakses di mana saja.
  • O’Brien (2003) Internet merupakan sebuah jaringan komputer yang saat ini berkembang pesat dari berbagai macam kepentingan bisnis, pendidikan, hingga ke dalam jaringan pemerintahan yang dapat saling berhubungan satu sama lain, di mana dengan jumlah penggunanya bisa berkembang melebihi dari 200 negara.

Singkatan dan Terminologi Internet

Internet (Interconnected Network, secara harfiah: "jaringan yang saling berhubungan"). Karena istilah Internet mengacu pada sistem global spesifik dari jaringan Internet Protocol (IP) yang saling berhubungan, istilah ini merupakan kata benda yang tepat dan harus dimulai dengan huruf kapital. Secara umum dan penggunaan media, biasanya tidak menggunakan huruf besar, yaitu Internet. Beberapa pedoman menyatakan bahwa kata harus menggunakan huruf besar saat digunakan sebagai kata benda, dan tidak boleh menggunakan huruf besar saat digunakan sebagai kata sifat. Internet juga biasa disebut sebagai jaringan, yang merupakan singkatan dari jaringan.

Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibuat dan dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang biasa disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Mereka mendemonstrasikan bagaimana hardware dan software yang berbasis UNIX ini bisa melakukan komunikasi jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Kerja sama internasional antara ARPANET dan pengembang Eropa terkait dengan pengembangan jaringan model X.25. Pada bulan Desember 1974, RFC 675 (Spesifikasi Program Kontrol Transmisi Internet) menggunakan istilah Internet sebagai singkatan dari Internetworking. Kemudian pada tahun 1981, ketika National Science Foundation (NSF) mendanai Jaringan Ilmu Komputer (CSNET), akses ke ARPANET diperluas. 


GETTY IMAGES: Keystone/Stringer

Pada tahun 1982, Internet Protocol Suite (TCP / IP) menerima label standar, yang membuat Internet dipopulerkan di seluruh dunia. Pada tahun 1986, National Science Foundation Network (NSFNet) mulai memberi para peneliti akses ke situs superkomputer AS, dan akses jaringan TCP / IP selanjutnya diperluas, pertama menjadi 56 kbit / s, kemudian 1,5 Mbit / s dan 45. Mbit / s . s. Penyedia Layanan Internet Komersial (ISP) mulai muncul pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. ARPANET pensiun pada tahun 1990.


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/be/IBM_650_with_front_open.jpg

Internet mulai berkembang pesat di Eropa dan Australia pada pertengahan hingga akhir 1980-an, dan juga sudah meluas ke Asia pada akhir 1980-an dan awal 1990-an. Awal komunikasi trans-atlantik khusus antara NSFNET dan jaringan Eropa didirikan pada bulan Desember 1988 dengan melakukan  penghubungkan satelit berkecepatan rendah di universitas antara Universitas Princeton dan Stockholm, Swedia. Sejak saat itu Internet adalah awal dari jaringan koneksi komunikasi antarbenua.

Tujuan awal dibangunnya Internet oleh ARPANET adalah untuk keperluan militer. Karena pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) telah membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila sewaktu waktu terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.


Perkembangan Internet

Internet saat ini dilindungi oleh perjanjian bilateral atau multilateral. Protokol ini didasarkan pada diskusi di Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka untuk umum. Agensi tersebut menerbitkan dokumen bernama RFC (Request for Comments). Beberapa RFC diformulasikan sebagai standar Internet oleh Internet Architecture Board (IAB). Protokol Internet yang sering digunakan adalah IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP dan SSL. 



Sebenarnya di tahun 1980-an, internet sudah mulai dipakai oleh kalangan terbatas dan menjalankan fungsinya dengan menghubungkan berbagai kampus atau universitas yang populer di Amerika Serikat sendiri. Protokol standardisasi dari TCP/IP sendiri telah dipublikasikan ke publik pada tahun 1982. Nama Domain juga sudah mulai digunakan empat tahun setelahnya, tepatnya di tahun 1984. Kemudian, National Science Foundation Network (NSFNET) didirikan dan mulai dikembangkan di tahun 1986.

NSFNET inilah yang sekarang menggantikan peranan dari ARPANET sebagai wadah riset terkait di Amerika Serikat. Lalu beberapa jaringan internasional pada tiap tiap negara mulai dikembangkan dan dihubungkan lewat NSFNET tersebut.

Dari segi skala wilayah atau batas tersedianya jangkauan akses internet di wilayah tertentu saat ini, banyak negara mulai berlomba - lomba dalam memperluas jaringannya dengan menggunakan citra satelit. Karena dengan adanya satelit, maka mampu untuk menjangkau wilayah yang lebih luas.

Kemudian dari sisi kecepatan, saat telah banyak industri teknologi yang mengembangkan beberapa generasi jaringan. Mulai dari 2G, 3G, 4G, hingga yang terbaru sekarang adalah 5G. Agar dapat menggunakan teknologi jaringan internet 5G tentu membutuhkan resources yang cukup besar bagi suatu negara. 

Hingga saat ini banyak sekali perubahan yang mulai terjadi dari informasi, komunikasi dan perangkat yang digunakan. Jika awal pengembangan internet digunakan untuk kebutuhan riset militer, maka untuk sekarang cakupannya lebih banyak lagi. Seperti penggunaan untuk bidang pendidikan, sosial, politik, budaya, militer, komunikasi, informasi, bisnis, dan lain sebagainya.


Sejarah Perkembangan Internet di Indonesia

Internet sendiri di Indonesia sudah dimulai sejak awal tahun 1990-an, di mana jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai Paguyuban Network. Serta dengan perkembangan teknologi, maka perkembangan internet di Indonesia sudah menjadi lebih komersial dan individual, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang merupakan ISP komersial pertama di Indonesia. Kemudian berkembang lebih pesat di tahun 1995 dengan beberapa BBS (Bulletin Board System) di Indonesia yang menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di Amerika Serikat, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet HTTP. 

Berdasarkan ARIN dan APNIC, Internet Proctocol (IP) pertama di Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) telah didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa tokoh-tokoh yang ikut pada awal pembangunan Internet di Indonesia sekitar tahun 1992 hingga 1994. Mereka telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun sejarah jaringan komputer di Indonesia.

ISP Komersial pertama yang ada di indonesia adalah IndoNet, mulai beroperasi pada tahun 1994 dan IndoNet dipimpin oleh Sanjaya. 


Perbedaan Internet, Intranet, dan Extranet

Sampai saat ini banyak orang yang selalu beranggapan bahwasanya internet, intranet, dan extranet itu sama saja. Padahal pada dasarnya, ada beberapa hal mendasar yang membedakan ketiganya itu. Terutama adalah siapa saja yang bisa mengaksesnya.

Internet adalah suatu sistem jaringan komunikasi antar komputer yang saling terkoneksi / terhubung secara global dengan menggunakan Transmission Control Protocol / Internet Protocol atau disingkat TCP/IP. Internet berfungsi sebagai penghubung antar satu media elektronik dengan media elektronik lainnya dengan cepat dan tepat. Internet juga sebagai protokol packet switching communication protocol untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

Intranet adalah jaringan private (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi-informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada user atau karyawannya. 

Extranet, sama halnya dengan intranet, extranet adalah jaringan privat (private network) yang memungkinkan akses terkontrol dari luar, untuk keperluan bisnis atau pendidikan tertentu. Extranet dapat dipandang sebagai perpanjangan dari intranet perusahaan yang diperluas ke pengguna di luar perusahaan, biasanya mitra, vendor, dan pemasok.

Perbedaan singkatnya:

  • Internet berarti jaringan global.
  • Intranet berarti organisasi tunggal tempat berbagi informasi dapat diakses melalui suatu organisasi.
  • Extranet adalah konten yang diakses bersama melalui suatu organisasi dan juga organisasi lain jika diizinkan.

Manfaat dari Internet

Internet juga memiliki sejuta manfaat dalam kehidupan sehari hari, berikut 5 manfaatnya:

1. Berjualan Lewat Internet 

Manfaat internet yang pertama adalah sebagai sarana jual beli secara online, sebab internet merupakan tempat sempurna dalam menjual berbagai macam barang. Karena siapa pun didunia dengan akses internet pasti dapat menemukan situs web atau kanal berjualan milikmu. Internet selalu aktif dan tersedia kapan pun, yang berarti potensi dalam berjualan setiap hari dan setiap saat.

2. Sarana Tempat Belajar Online

Semenjak pandemi covid 19, hampir seluruh dunia dalam sistem sekolah / pembelajarannya menggunakan media tatap muka online, yang artinya internet ternyata sudah menjadi tempat yang bagus sebagai sarana belajar online. Ada beberapa software yang menyediakan layanan tersebut antara lain 

  • Zoom
  • G-Meet / Google Meets
  • BlueJeans
  • Zoho Meeting
  • Cyberlink U Meeting
  • Adobe Connect Meeting

3. Menghemat Biaya dan Waktu

Salah satu manfaat internet yang paling dikenal secara umum adalah tingkat kepraktisan dan effisensi nya, saat digunakan untuk berkomunikasi dan mengurus berbagai macam hal. Internet bisa mengirimkan data dan dokumen elektronik hanya dalam hitungan detik saja. Hal ini sangat menguntungkan bagi perusahaan untuk melihat data data secara realtime tanpa adanya waktu menunggu.

4. Memperluas Relasi 

Manfaat yang paling dirasakan dari internet adalah luas nya ruang dalam ber-relasi. Sejak kemunculan Six Degrees (Media Sosial Pertama) Klayak netizen mulai saling berbagi informasi dan mencari teman. Kemudian setelah munculnya Facebook, hampir seluruh dunia mendaftar sebagai user dalam sosial media tersebut, karena dengan sosial media kita dapat menambah teman, mencari jodoh, mencari pekerjaan, hingga mencari komunitas dengan hobby yang sama.

5. Menjaga Keamanan Warga Negara

Selain untuk perorangan, manfaat internet yang lain juga bekerja dalam suatu komunitas yang sangat luas yakni dalam cakupan wilayah negara. Masyarakat dapat menggunakan beragam fasilitas internet di bawah beberapa aturan yang berada di bawah naungan pemerintah. Meski tetap berada di bawah naungan pemerintah, Kamu masih memiliki privasi. Karena pemerintah memiliki tanggung jawab yang besar dalam mensejahterakan para rakyat di sebuah negara. Sehingga manfaat internet di bidang pemerintahan lebih berfokus pada kemudahan hak akses publik. Internet di bidang pemerintahan dapat dimanfaatkan untuk menjaga keamanan dan perlindungan kepada warga, contohnya melalui pemantauan CCTV, data statistik, dll.


Demikianlah artikel yang berjudul tentang Pengertian, Singkatan, Sejarah dan Perkembangan dari Internet Lengkap semoga bermanfaat.