Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

Apa itu Native App, Web App dan Hybrid App Dalam Aplikasi Mobile

Apa itu Native App, Web App dan Hybrid App Dalam Aplikasi Mobile - Kehadiran berbagai macam aplikasi mobile dapat memberi banyak kemudahan untuk penggunanya. Sejumlah perusahaan pun mulai menggunakan aplikasi mobile untuk mengembangkan bisnisnya.

Apa itu Native App, Web App dan Hybrid App Dalam Aplikasi Mobile
Apa itu Native App, Web App dan Hybrid App Dalam Aplikasi Mobile

Namun, sering kali mereka terbentur pertanyaan - pertanyaan seperti :
"Aplikasi manakah yang harus dipilh?"
"Manakah diantara aplikasi native, hybrid dan web yang sesuai dengan penggunaan perusahaan?"
Tentu jawaban dari semua pertanyaan tersebut bergantung pada proritas dari masing - masing perusahaan dan beberapa faktor.

Secara umum aplikasi mobile dibagi menjadi 3, diantaranya sebagai berikut :

  1. Native App
    Native App adalah aplikasi yang dibangun dengan bahasa pemrograman yang spesifik untuk platform tertentu. Contoh populernya yakni penggunaan bahasa pemrograman Objective-C atau Swift untuk platform iOS. Adapun platform Android yang menggunakan bahasa pemrograman Java.
    Keuntungan dalam memilih Native App adalah kualitas user experience yang cepat dan dapat diandalkan serta didistribusikan melalui app store. Selain itu, Native App juga dapat mengakses semua fitur perangkat seperti mikrofon, kamera, daftar kontak, dan lain-lain. Namun, dana yang lebih haruslah disiapkan jika anda ingin mengembangkan aplikasi untuk berbagai platform dan untuk terus memperbarui aplikasi secara berkala.
  2. Web App
    Web App pada dasarnya adalah website dengan tingkat interaksi yang mirip dengan aplikasi mobile. Tipe aplikasi ini dapat dijalankan melalui berbagai macam browser. Seperti Safari dan Chrome. Selain itu Web App juga ditulis dalam HTML5, JavaScript atau CSS. Jika anda terbentur oleh minimnya dana, maka mengembangkan Web App dapat menjadi pilihan yang tepat. Karena aplikasi menargetkan browser, maka web app dapat berjalan pada berbagai operating system. Selain itu, aplikasi ini juga didesain secara responsive sehingga tampilan web dapat menyesuaikan ukuran layar pada perangkat yang digunakan oleh user.
    Namun, tipe aplikasi ini pun mempunyai kekurangan yang mencolok dari perbedaan 3 aplikasi mobile, yaitu jalannya aplikasi yang kurang cepat dan tidak dapat diakses melalui toko aplikasi resmi seperti App Store dan Google Play. Selain itu, icon aplikasi pun tidak akan dapat ditampil di halaman perangkat mobile, sehingga anda pun tidak dapat mengingatkan pengguna untuk menggunakan aplikasi anda.
  3. Hybrid App
    Hybrid App adalah aplikasi web yang ditransformasikan menjadi kode native pada platform seperti iOS atau Android. Hybrid App biasanya menggunakan browser untuk mengijinkan Hybrid App mengakses berbagai fitur di device mobile seperti push notification, contacts atau offline data storage. Beberapa tools untuk mengembangkan Hybrid App antara lain Phonegap, Rubymotion dan lain - lain.
    Hybrid App menggabungkan element dari Native App dan Web App. Oleh karena itu, Hybrid App dapat didistribusikan melalui toko aplikasi resmi sama seperti Native App. Hybrid App pun dapat menggunakan teknologi web lintas platform.
    Hybrid App biasanya lebih mudah dan cepat untuk dikembangkan dibanding dengan Native App. Selain itu, Hybrid App juga lebih sedikit membutuhkan pemeliharaan. Namun, kecepatan dari Hybrid App bergantung pada kecepatan browser pengguna. Dengan kata lain, kecepatan Hybrid App tidak akan bisa setara dengan Native App.
    Keuntungan Hybrid App adalah anda dapat membuatnya dari suatu dasar saja sehingga anda pun mampu untuk menambah fungsi - fungsi baru di berbagai versi dari aplikasi. Hal ini tentunya berbeda dengan Native App yang mengharuskan Anda untuk terus mereplika semua fitur baru untuk masing - masing platform.

Sedikit tambahan untuk perbandingan Aplikasi Mobile dari saya, bisa dibilang ini secara garis besarnya :

Native App
- Full Capability
- Single Platform
- Advanced UI Interactions
- Fastest Performance
- App Store Distribution

Web App
- Partial Capability
- Multiple Platforms
- Web Developer Skills
- Instant Update
- Unrestricted Distribution

Hybrid App
- Full Capability
- Multiple Platforms
- Web Developer Skills
- Access To Native Platform
- App Store Distribution

Dari penjelasan diatas, manakah yang paling tepat untuk bisnis anda?

Demikian artikel yang berjudul Apa itu Native App, Web App dan Hybrid App Dalam Aplikasi Mobile semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi kalian semua.

Subscribe to receive free email updates:

Related Post:

0 Response to "Apa itu Native App, Web App dan Hybrid App Dalam Aplikasi Mobile"

Posting Komentar

= > Silahkan berkomentar sesuai topik artikel diatas
= > Berkomentar dengan url ( mati / hidup ) tidak akan di publish