Cara Mencatat Transaksi Pertama di FINMA: Panduan Lengkap Buat Pemula

Cara Mencatat Transaksi Pertama di FINMA: Panduan Lengkap Buat Pemula
Cara Mencatat Transaksi Pertama di FINMA: Panduan Lengkap Buat Pemula

Baru pertama kali buka aplikasi FINMA dan bingung mau mulai dari mana? Wajar banget. Kebanyakan orang install aplikasi keuangan, lalu bingung sendiri di layar pertama, akhirnya nggak pernah dipakai lagi. Nah, di artikel ini kita jalan pelan-pelan bareng-bareng: dari buka aplikasi sampai transaksi pertamamu berhasil tersimpan dan muncul di laporan.

 Belum punya FINMA? Download dulu gratis di Google Play Store

Kenapa Transaksi Pertama Ini Penting Banget

Banyak yang gagal konsisten mencatat keuangan karena langkah pertamanya kelamaan mikir: "Ini uang jajan masuk kategori apa ya? Dompetnya isi yang mana ya?" Begitu bingung di awal, aplikasinya langsung ditutup dan nggak dibuka lagi. Makanya, tujuan artikel ini simpel: bikin transaksi pertamamu selesai dalam waktu kurang dari 2 menit, biar kamu langsung ketagihan pakai FINMA setiap hari.

Langkah 1: Buka FINMA dan Lihat Halaman Dashboard

Begitu aplikasi FINMA dibuka, kamu akan langsung mendarat di halaman Dashboard. Di sini kamu bisa lihat ringkasan saldo, beberapa tombol aksi cepat, dan kartu Asisten AI di bagian bawah. Jangan pusing dulu lihat semua itu — fokus saja ke tombol tambah transaksi yang biasanya berbentuk ikon "+", letaknya paling mencolok di layar.

Langkah 2: Tap Tombol Tambah Transaksi

Tap ikon "+" tadi. Aplikasi akan membuka halaman form transaksi baru. Di halaman ini kamu akan diminta menentukan beberapa hal: jenis transaksi, kategori, jumlah, dompet, tanggal, dan catatan. Semuanya opsional kecuali jumlah dan jenis transaksi, jadi jangan takut ribet.

Langkah 3: Pilih Jenis Transaksi — Pemasukan atau Pengeluaran

Biasanya ada dua tombol/tab besar: Pemasukan dan Pengeluaran. Kalau kamu baru gajian atau dapat transferan, pilih Pemasukan. Kalau baru beli sesuatu (kopi, bensin, makan siang), pilih Pengeluaran. Untuk transaksi pertama, saran saya: catat pengeluaran kecil yang baru saja kamu lakukan hari ini, biar lebih terasa relevan.

Langkah 4: Isi Detail Transaksinya

Sekarang bagian intinya. Isi satu-satu:

  • Kategori — pilih yang paling sesuai, misalnya "Makan", "Transportasi", atau "Belanja". Kalau kategorinya belum ada, FINMA biasanya kasih opsi untuk menambah kategori baru.
  • Jumlah — masukkan nominal uangnya. Contoh: 15000 untuk kopi tadi pagi.
  • Dompet — pilih dari mana uangnya keluar/masuk, misalnya "Dompet Tunai" atau "Rekening Bank". Kalau ini transaksi pertamamu, FINMA biasanya sudah menyediakan satu dompet default.
  • Tanggal — otomatis terisi tanggal hari ini, tapi bisa diubah kalau transaksinya terjadi kemarin atau beberapa hari lalu.
  • Catatan (opsional) — tulis keterangan singkat, misalnya "Kopi di depan kantor", biar gampang diingat nanti.

Langkah 5: Simpan dan Cek Hasilnya di Laporan

Setelah semua terisi, tap tombol Simpan. Transaksi pertamamu langsung tercatat! Sekarang coba buka menu Laporan atau Statistik dari dashboard — kamu akan lihat transaksi tadi sudah masuk dan mulai membentuk grafik pengeluaranmu. Rasanya cukup memuaskan lihat data keuangan yang biasanya cuma ada di kepala, sekarang tercatat rapi.

Tips Biar Nggak Berhenti di Tengah Jalan

  • Catat transaksi segera setelah terjadi, jangan ditunda sampai malam — keburu lupa nominalnya.
  • Nggak perlu isi catatan setiap saat, cukup kategori dan jumlah dulu supaya cepat.
  • Kalau bingung kategori mana yang cocok, FINMA juga punya Asisten AI yang bisa dipakai untuk menebak kategori otomatis.

Sesederhana itu langkah-langkahnya. Begitu transaksi pertama tercatat, kamu akan lebih mudah lanjut ke transaksi kedua, ketiga, dan seterusnya — sampai akhirnya kebiasaan mencatat keuangan ini nempel dengan sendirinya.

→ Install FINMA Sekarang di Play Store ←

Angga Permana
Angga Permana Spesialis Web Desain dari tahun 2013 sebagai Front End specialist, Desain Grafis dan system/network technician.